Kamis, 12 September 2013

Wawancara Petugas Sekuriti Prasetiya Mulya

Clay - Marcelina - Kevin - Erdo - Bryan - Pak Rohma Hidayat - Levina - Yurisa - Benny - Jansen - Otto

Pada hari ini kelompok kami mewawancarai salah satu petugas security Prasetiya Mulya yang bernama Bapak Rohma Hidayat. Pak Rohma Hidayat telah bekerja selama dua tahun di Prasetiya Mulya.

Selama bekerja di Prasetiya Mulya pastinya Bapak Rohma Hidayat pernah mengalami beberapa kendala. Mahasiswa Prasetiya Mulya banyak yang susah untuk diatur dan bandel. Sebagai contoh, banyaknya mahasiswa Prasetiya Mulya yang susah diatur dalam tata cara memarkir. Setiap kali dibilang untuk parkir di dalam, mereka selalu tidak mendengar perkataan tersebut. Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang parkir secara paralel tetapi menggunakan rem tangan. Pada akhirnya, Pak Rohma Hidayat dan beberapa petugas sekuriti lainnya merasa kesulitan dengan kondisi tersebut.

Tetapi Bapak Rohma Hidayat tidak pernah mengenal lelah. Selama bekerja di sini, Bapak Rohma Hidayat selalu merasa sangat senang karena adanya rasa kekeluargaan yang erat antara staff Prasetiya Mulya yang satu dengan yang lain. Mahasiswa Prasetiya Mulya juga dikenal baik dalam tutur kata dan berperilaku dan walaupun terkadang ada beberapa mahasiswa yang suka ngeyel. Di Prasetiya Mulya, masalah keamanan dan kebersihan sangat minim terjadi. Hal yang paling parah yang pernah terjadi hanyalah mahasiswa-mahasiswa yang merokok sehingga menggaggu keamanan dan kebersihan Prasetiya Mulya.

Menurut petugas keamanan yang berasal dari Padeglang ini, sifat kekeluargaan dan sistem kebijakan yang diberikan Prasetiya Mulya sangat perlu dipertahankan karena dapat menuntaskan masalah lebih cepat dan tepat. Bapak Roma Hidayat sangat berharap bahwa di kemudian hari para mahasiswa Prasetiya Mulya bisa menjadi lebih mudah diatur dan mau mendengerkan nasehat yang diberikannya dan rekan-rekan kerjanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar