Jumat, 06 September 2013

Pertemuan IP ke-6: Pentingnya Kekompakkan Antar Satu Angkatan

(atas) Erdo - Jansen - Yurisa - Benny - Kevin
(bawah) Clay - Bryan - Marcelina - Levina - Otto


Pertemuan IP ke 6 , dimulai pada pukul  18.00 WIB berbeda dari pertemuan IP sebelumnya kita sebelum memasuki ruangan IP, kita sudah harus menggunakan semua atribut lengkap sebelum masuk kedalam ruangan IP. Kemudian seperti pertemuan IP biasanya sebelum memulai IP kita wajib menyanyikan mars Prasetiya Mulya, dan kemudian kita berdoa.  Sebelum memasuki kegiatan IP kami semua diberi waktu untuk menunaikan sholat mahgrib, dan sambil menunggu teman-teman kita di hibur dengan parodi kelompok terendah dengan tema captain tsubasa,tema parodi captain tsubasa merupakan tema parodi yang cukup sulit, kami sendiri tidak bisa membayangkan cara membuat parodi dengan tema captain tsubasa, tetapi mereka berhasil menunjukkan parodi yang menarik dan menghibur. Setelah semua berkumpul kita pun memulai kembali kegiatan IP, kami di beri kesempatan untuk menunjukkan yel-yel setiap kelompok dan ketika kita ingin mengajukan diri untuk menunjukkan yel-yel kelompok kami, kami tidak mendapat kesempatan tersebut. Kelompok yel-yel yang maju semakin membaik pertunjukkannya dari hari-hari IP sebelumnya, semua pertunjukan yel-yel yang dipertunjukkan  berhasil  menghibur dan menghibur untuk kami semua. Beberapa lama kemudian pertunjukkan yel-yel setiap kelompok pun berakhir dan dilanjutkan dengan acara tentang career point (CP). Pada acara tentang career point, di informasikan sedikit  tentang apa itu career point yaitu tambahan point untuk kegiatan non akademik yang kita lakukan. Dengan penjelasan career point yang disampaikan membuat kami menjadi termotivasi untuk aktif dalam kegiatan non akademik. Setelah penjelasan tentang career point, acara pun dilanjutkan dengan penjelasan tentang CV yang kurang lebih sama seperti riwayat hidup dan Cover Letter surat yang menunjukkan bahwa seseorang tersebut tertarik untuk melamar kerjaan tersebut. Dengan sedikit penjelasan tentang cara pembuatan CV tersebut , membuat kami  menjadi ada sedikit bekal atau gambaran bagaimana kita membuat surat CV.

Setelah kami usai mendengarkan pembahasan tentang CV, di lanjutkan dengan acara pembacaan tugas oleh kak Wandi dan kak Enggar, di sebutkan bahwa buku angkatan kami salah total, kami mendapatkan pertanyaan – pertanyaan dari kak Wandi dan kakak – kakak PD lainnya tentang solusi yang harus di berikan untuk menyelesaikan masalah ini agar satu angkatan bisa memperbaiki buku angkatan tersebut, kami pun diberikan waktu 10 menit untuk berdiskusi dengan angkatan kami, namun dikarenakan hanya ketua kelompok yang maju untuk berdiskusi, kita di berikan pertanyaan tentang solusi yang di diskusikan di depan oleh para ketua kelompok, dikarenakan instruksinya ialah untuk berdiskusi dengan angkatan bukan hanya dengan perwakilan angkatan, acara pun di lanjutkan dengan pemanggilan orang yang mau untuk memberikan pendapat selain perwakilan yang ada di depan, ada 2 orang yang maju untuk mewakilkan pendapat kami semua, akhirnya acara pun di lanjutkan dengan pembacaan tugas, kami di berikan tugas oleh kak Wandi untuk mewawancarai kakak – kakak SB , Security, dan OB yang harus di kumpulkan Kamis, 12 September 2013 dan ada pula tugas membuat film angkatan yang mengharuskan semua anak angkatan kami untuk ikut serta dalam film tersebut dengan 3 orang per scene yang mengharuskan untuk mengucapkan kata bersamaan namun tidak boleh mengucapkan kata yang sama di setiap scene yang berbeda, dan juga durasi film nya antara 12 hingga 15 menit yang ditanyangkan pada hari terakhir IP yaitu Jumat, 13 September 2013. Pada penutupan acara kami menunggu kakak – kakak SB, Divisi, PD, dan Lodestar untuk mengumpulkan tanda tangan untuk melengkapi booklet kami yang harus di kumpulkan besok. Akhirnya booklet kami pun hanya tinggal 1 atau 2 saja yang kurang tanda tangannya, sehingga besok pun kami tidak resa.

Pelajaran yang kami dapat untuk pertemuan IP ke6 ini, kami tersadar dari kesalahan buku angkatan yang gagal total bahwa kami adalah satu angkatan , dan kami tidak boleh hanya bergantung  atau hanya menyerahkan semua tugas kepada ketua kelompok, tetapi kita pun juga harus berpartisipasi memberikan ide-ide atau aspirasi kita tentang semua kegiatan angkatan, sehingga hasil yang didapatkan pun dapat selesain maksimal daripada kita hanya bertumbu pada ketua kelompok saja.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar